Jurgen Klopp Liverpool: Saya ingin mengalahkan yang terbaik, bukan menjadi yang terbaik

Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyampaikan pada France Football dia belum pernah ingin mengurus “team terunggul” tapi tambah lebih tertarik untuk “menaklukkan yang terunggul.” Minggu lantas, Klopp menyampaikan timnya mesti Rocky Balboa waktu berkompetisi dengan juara Liga Premier Manchester City – yang ia banding dengan Ivan Drago dari “Rocky IV” – untuk titel Liga Premier musim ini. Bos Liverpool menyampaikan dia sudah jadi tidak diunggulkan selama karier sepakbolanya tapi mempunyai Kota Pep Guardiola dalam penglihatannya. “Bila team lebih baik dari team Anda, urutkan diri Anda untuk sampai standard mereka serta menaklukkan mereka,” tuturnya.

 

“Saya belum pernah ingin mempunyai team terunggul. Saya belum pernah jadi sisi dari tersebut, menjadi pemain atau manajer. “Yang saya meminati merupakan menaklukkan yang terunggul. Team terunggul hari ini di Inggris merupakan Manchester City – itu bermakna semua yang lainnya bukan yang terunggul. Maksudnya merupakan untuk menaklukkan City sekerap mungkin saja.” Klopp menyampaikan Liverpool merupakan “di liga yang menjadikan satu enam club paling besar didunia, yang semua berjuang untuk empat tempat Liga Champions,” yang membuat pekerjaannya “begitu susah.”

“Lepas dari Manchester City, yang tambah lebih awal, itu begitu melegakan buat yang lainnya untuk lolos,” imbuhnya. “Histori Liverpool terbagi dalam pertarungan. Serta saat kamu berperang, kamu belum pernah mengharap itu gampang. Mengapa saat ini? Ya, kami membidik bintang-bintang, tetapi kami menghargai permainan.” Liverpool masih tetap mencari trofi pertama mereka dibawah Klopp sesudah kalah di Piala Liga, Liga Europa serta final Liga Champions. Klopp ada pada musim ke empat menjadi manajer, sesudah menggantikan tanggung jawab pada Oktober 2015 sesudah tinggalkan Borussia Dortmund, serta meyakini Anfield merupakan step prima baginya untuk memberi keberhasilan. “Saya rasakan ukuran club serta diatas semua kehormatan yang dikasihkan pada saya untuk memimpin team,” tuturnya.

“Tahun lantas, saya berumur 50 tahun serta saya mengundang cukuplah beberapa orang untuk merayakannya. Saya belumlah lihat sebagian dari mereka saat 20 tahun. Beberapa kata yang sangat saya dengar merupakan: ‘Siapa yang akan memikirkannya? Jika Anda akan mengerjakannya, sehari, jadi manajer Liverpool? ‘ “Memang benar jika saat Anda lahir di Black Forest serta Anda sudah bermain di divisi ke-7 Jerman, nampaknya mustahil. “Saya bahkan juga tidak punya mimpi jadi seseorang profesional atau berkarier didunia sepakbola … menjadi bagiku, saya berada di club yang pas untuk sampai tiap-tiap arah.”

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy @ 2018 Judi Online | Taruhan Bola | Agen Bola | Agen Sbobet | Situs Agen Casino Sbobet Online & Judi Bola Online Terpercaya Frontier Theme