Si Nyonya Tua Terpaksa Telan Pil Pahit

Si Nyonya Tua terpaksa menelan pil pahit pada pertandingan teranyarnya. Sebagaimana yang diketahui, Juventus sendiri mau tak mau harus menelan pil pahit saat menjamu Manchester United di matchday keempat Grup H Liga Champions musim 2018 – 2019 ini yang berlangsung di Allianz Stadium pada hari Kamis, 8 November 2018 dini hari lalu (WIB). Sempat unggul terlebih dulu lewat sepakan Cristiano Ronaldo di menit ke 65, para pemain Juventus di akhir pertandingan justru harus menyerah kalah dengan skor tipis 1 – 2 dari skuad tamu yang mereka hadapi, yakni Manchester Merah. Di mana pada saat itu, dua gol Man United dicetak lewat eksekusi tendangan bebas Juan Mata pada menit ke 86, serta gol bunuh diri Leonardo Bonucci (90’).

Kalah dari klub berjuluk The Red Devils walaupun posisinya sudah unggul terlebih dulu memang bukan yang pertama kali dirasakan oleh para pemain Juventus. Sebab sebelumnya, Juventus pernah merasakan nasib serupa saat bertemu Manchester Merah – julukan beken untuk Man United – yaitu di partai semi final leg II Liga Champions musim 1998 – 1999. Pada saat itu, dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Dele Alpi (cikal bakal Allianz Stadium), Juventus unggul dua gol ketika pertandingan baru memasuki menit 11, lewat brace Filipo Inzaghi. Berhasil unggul 2 gol menyebabkan Bianconeri berada di atas angin untuk lolos ke partai puncak.

Hal itu disebabkan karena pada leg pertama yang digelar di Stadion Old Trafford, skor sama kuat 1 – 1. Akan tetapi, Manchester United hasil racikan dari pelatih Sir Alex Ferguson kala itu mampu tampil luar biasa. Pasalnya mereka sanggup memaksa skor sama kuat 2-2 ketika turun minum, lewat sundulan Roy Keane pada menit 24 dan Dwight Yorke (34’). Kemudian di babak kedua, Man United mencetak gol kemenangan lewat Andy Cole di menit 84. Man United pun lolos ke final Liga Champions 1998-1999 setelah menang agregat 4-3. Kemudian di partai puncak, Man United meraih trofi juara Liga Champions 1998-1999 setelah menang dramatis 2-1 atas Bayern Munich.

Pada pihak lainnya, peramu taktik Juve yakni Massimiliano Allegri sendiri mengakui jika timnya bermain sangat baik meski menelan kekalahan dari Manchester United. Pertemuan kali kedua Juve dan Man United musim ini berlangsung cukup sengit. Bermain di depan pendukung yang memadati Allianz Arena, Juve tercatat memiliki penguasaan bola lebih baik ketimbang tim tamu. Performa cemrlang dari para penggawa Juve pada laga tersebut membuat Allegri menilai timnya bisa mencetak lebih dari tiga gol ke gawang lawan di babak pertama. Akan tetapi, lagi-lagi kurang optimalnya penyelesaian akhir yang dilakukan oleh segenap pemain lini serang Juventus untuk mencetak gol membuat hasil akhir berkata lain.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy @ 2018 Judi Online | Taruhan Bola | Agen Bola | Agen Sbobet | Situs Agen Casino Sbobet Online & Judi Bola Online Terpercaya Frontier Theme